Selasa, 10 Juni 2014




KARBOHIDRAT



Kata karbohidrat berasal dari kata karbon (C) dan air (H2O). Secara sederhana karbohidrat didefinisikan sebagai polimer sakar (polimer gula). Karbohidrat adalah senyawa karbon yang mengandung sejumlah besar gugus hidroksil (-OH). Karbohidrat paling sederhana bisa berupa aldehid (disebut polihidroksialdehid atau aldosa) atau berupa keton (disebut polihidroksiketon atau ketosa). Berdasarkan pengertian di atas berarti diketahui bahwa karbohidrat terdiri atas atom C, H dan O. Adapun rumus umum dari karbohidrat adalah:
(C.H2O)n atau    CnH2nOn
 Banyak sekali makanan yang kita makan sehari hari adalah suber karbohidrat seperti : nasi/ beras,singkung, umbi-umbian, gandum, sagu, jagung, kentang, dan beberapa buah-buahan lainnya, dll.

PEMBAGIAN KARBOHIDRAT
 Berdasarkan Gugus Gula penyusunnya,Karbohidrat di bagi menjadi 3,Yaitu:
1.Monosakarida(C6H12O6)
Monosakarida adalah karbohidrat yang terdiri dari satu gugus gula. Monosakarida ini memiliki rasa manis dan sifatnya mudah larut dalam air. Contoh dari monosakarida adalah heksosa, glukosa, fruktosa, galaktosa, monosa, ribose (penyusun RNA) dan deoksiribosa (penyusun DNA).
2.Disakarida(C12H22O11)
Disakarida adalah karbohidrat yang terdiri dari dua gugus gula.Sama seperti monosakarrida,Disakarida juga memiliki rasa manis, dan sifatnyapun mudah larut dalam air.Contoh dari Disakarida adalah laktosa(gabungan antara glukosa dan galaktosa),sukrosa(gabungan antara glukosa dan fruktosa) dan maltosa(gabungan antara dua glukosa)
3.Polisakarida(C6H11O5)
Polisakarida adalah karbohidrat yang terdiri dari banyak gugus gula,dan rata-rata terdiri dari lebih 10 gugus gula.Pada umumnya polisakarida tidak berasa atau pahit,dan sifatnya sukar larut dalam air.Contohnya dari polisakarida adalah amilum yang terdiri dari 60-300 gugus gula berupa glukosa,glikogen atau gula otot yang tersusun dari 12-16 gugus gula,dan selulosa,pektin,lignin,serta kitin yang tersusun dari ratusan bahkan ribuan gugus gula dengan tambahan senyawa lainnya.



FUNGSI KARBOHIDRAT

           Karbohidrat memiliki beberapa peran penting dalam tubuh manusia,antara lain adalah:
·  Sebagai sumber energi utama.Pada beberapa organ tubuh utama,seperti otak,lensa mata dan sel saraf,sumber energi yang diperlukan adalah glukosa,dan tidak dapat digantikan oleh sumber energi lainnya.Dalam proses respirasi,setiap 1 gram glukosa akan menghasilkan 4,1 kalori,
·   Berperan penting dalam proses metanolisme,menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel,jaringan,serta organ tubuh,
·     Membantu proses pencernaan makanan dalam prose pencernaan,
·     Membantu penyerapan kalsium,
·     Merupakan pembentuk senyawa lainnya,misalnya sebagai asam lemak sebagai penyusun lemak dan asam amino sebagai penyusun protein.
·     Sebagai komponen penyusun gen dalam inti sel yang amat penting dalam pewarisan sifat.Gen terdiri dari asam deoksiribunukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) yang merupakan karbohidrat beratom C lima.
·  Merupakan senyawa yang membantu proses berlangsungnya buang air besar.selulosa merupakan polisakarida yang sulit dicerna,tetapi keberadaannya dala sisa pencernaan dapat mencegah konstipasi(sembelit)



Pernyataan ini didukung oleh suatu penelitian yang dilakukan di Capetown, yang menunjukkan bahwa pada penduduk yang mengkonsumsi serat rata-rata 6,5 gram per hari ditemukan penderita Diabetes sebanyak 3,6 %. Sedangkan penduduk yang makan serat rata-rata 24,8 gram per hari hanya ditemukan 0,05 % penderita. Oleh karena penyakit diabetes sering didapati bersamaan dengan terjadinya obesitas dan obesitas merupakan resam penyakit aterosklerosis, maka pengaturan konsumsi lemak dalam diit penderita perlu diatur secara seksama. Terganggunya penggunaan glukosa oleh tubuh pada penderita diabetes akan mendorong terjadinya proses penggunaan lemak sebagai sumber energi (lipolisis). Hal itu menyebabkan naiknya kandungan asam lemak bebas dalam darah. Biasanya asam lemak bebas itu dalam hati akan diubah secara bertahap menjadiasetil KoA. Akan tetapi pada penderita deabetes, karena kandungan asam lemak itu tidak semuanya diubah menjadi asetil KoA, tetapi sebagian menjadi asam asetoasetat yang kemidian menjadi zat keton. Naiknya konsentrasi zat keton dalam darah akan menyebabkan pH darah menjadi turun, dan akhirnya akan mengakibatkan terjadinya ketoasidosis pada penderita. Kandungan lemak dalam diit penderita diabetes yang dianjurkan berkisar antara 30% -40% kandungan kalori total. lemak yang digunakan haruslah dipilih dari jenis lemak tak jenuh dan kandungan kolesterol seminimal mungkin. Dalam masyarakat indonesia mempunyai pola makanan yang berbeda dengan orang barat. Dimana masyarakat kita cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak. Kebiasaan lain masih melekat dari masyarakat indonesia adalah kebiasaan ngemil, hal itu bukanlah jelek, tetapi akan mempengaruhi berat badannya.
Sumber serat yang baik adalah sayuran, buah-buahan, serealia dan kacang-kacangan. Memakan sayuran dan buah-buahan dalam jumlah yang banyak. Produk makanan hewani, seperti daging, ikan susu dan telur serta basil-basil olahannya, umumnya mengandung serat dalam jumlah yang sedikit. Sayuran yang banyak mengandung serat adalah, bayam, kangkung, buncis, daun beluntas, daun singkong, kacang panjang, daun katuk, daun kelor, sawi, kecipir, kol dan lain-lain. Buah-buahan yang banyak mengandung tinggi serat adalah, alpukat, belimbing, srikaya, cempedak, nangka, durian, jeruk, kedondong, kemang, mangga, nenas dan sebagainya.
Seralia yang kaya serat adalah beras, jagung, jali dan jewawut. Beras giling mernpunyai kadar swerat dan vitamin (khususnya vitamin B I) lebih rendah dari beras turnbuk, karena itu memilih beras sebaiknya jangan yang terlalu bersih (putih). Kacang-kacangan yang banyak mengandung serat adalah kacang bogar, kacang merah, kacang ijo, kedele, serta kacang-kacangan lainnya.
Sumbangan yang berasal dari karbolridrat pada berbagai makanan dapat dilihat pada tabel. 1 dan 2. Sumber utama karbohidrat yang dapat di cerna berasal dari nabati. Makanan yang berasal dari tanaman ini juga merupakan satu-satunya sumber serat. 


4 komentar:

  1. Diabetes Mellitus (DM) atau yang umum dikenal dengan Kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan.

    PERMASALAHAN:
    Jelaskan Faktor Penyebab,gejala-gejala seseorang menderita diabetes dan bagaimana cara mengatasinya!

    BalasHapus
  2. assalamualaikum wr.wb
    baiklah saya akan mencoba membantu menjawab permasalahan anda, menurut saya :
    Penyebab Diabetes Melitus
    Faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena Diabetes melitus adalah:
    1. Faktor keturunan
    2. Kegemukan/Obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
    3. Tekanan darah tinggi
    4. Angka triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi
    5. Level kolesterol yang tinggi
    6. Gaya hidup moderen yang cenderung mengkonsumsi makanan instan
    7. Merokok dan stress
    Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes:
    1. Teh manis
    2. Gorengan
    3. Suka ngemil
    4. Kurang tidur.
    5. Malas beraktivitas fisik
    6. Sering stres
    7. Kecanduan rokok
    8. Menggunakan pil kontrasepsi
    9. Takut kulit jadi hitam
    10. Keranjingan soda
    Gejala Diabetes Melitus
    Inilah beberapa gejala penyakit diabet melitus:
    1. Gejala Buang air kecil secara berlebihan
    2. Gejala kencing berlebihan dapat terjadi meskipun penderita diabetes tidak banyak minum sepanjang hari
    3. Gejala buang air kecil yang berlebihan disertai rasa haus yang berlebihan.
    4. Gejala meningkatnya nafsu makan secara signifikan
    5. Gejala kelelahan tanpa diketahui penyebabnya
    6. Meskipun nafsu makan meningkat, berat badan tidak bertambah
    7. Gejala timbulnya masalah kulit
    8. Jika terjadi luka, proses penyembuhan menjadi lama
    9. Gejala sakit di beberapa bagian tubuh
    10. Gejala gangguan penglihatan (katarak)
    11. Gejala impotensi pada pria
    12. Jika dilakukan tes urine dan tes darah, keduanya menunjukkan nilai positif
    Cara Mencegah Diabetes Melitus
    Cara mencegah diabetes melitus yang sederhana:
    1. Pertahankan berat badan yang sehat.
    2. Ketahui riwayat kesehatan keluarga.
    3. Tetap aktif secara fisik.
    4. Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula.
    5. Lakukan pemeriksaan kesehatan.
    6. Monitor tekanan darah secara teratur.
    7. Tingkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran segar.
    TERIMAKASIH….

    BalasHapus
  3. assalamualaikum wr.wb
    baiklah saya akan membantu menjawab permasalahan saudari mega, menurut saya ,
    faktor penyebabnya seseorang menderita diabetes antara lain:
    1. Faktor keturunan
    2. Kebiasaan shari-hari
    3. kelebihan berat badan/obesitas
    Gejala seorang menderita diabetes yaitu:
    1.Sering buang air kecil
    2. Sering haus dan banyak minum, itu dikarenakan cairan yang dikeluarkan.
    3. Berat badan menurun
    4. Mudah lelah
    Cara mengatasinya yaitu:
    1. Dengan memakan makanan yang sehat, dengan rendah kalori dan lemak.
    2. Sering melakukan olahraga
    3. Menjaga berat badan agar selalu ideal.
    semoga bisa membantu., :D
    terima kasiih.. :)

    BalasHapus
  4. Minimalnya ada tiga (3) gelala awal untuk seseorang bisa dicurigai lagi terkena penyakit diabetes. Diantaranya:
    1. Poliuri
    Yaitu penderita sering buang air kecil dalam jumlah banyak.
    2. Polidipsi
    Yaitu penderita sering merasa haus yang hebat.
    3. Polifagi
    Yaitu penderita sering merasa cepat lelah dan lemas
    Untuk mengatasi gejala awal ini maka langkah yang paling baik adalah diet karbohidrat dan lakukan olah raga teratur.

    Adapun untuk gejala lanjutan dari gejala diabetes atau gejala diabetes melitus adalah:
    1. Sering kesemutan
    2. Kulit terasa tebal
    3. Badan terasa panas
    4. Badan sering nyeri kayak tertusuk jarum
    5. Mudah mengantuk dan lelah
    6. Sering kram
    7. Penglihatan menjadi rabun
    8. Gairah seksual menurun drastis
    9. Penurunan berat badan yang mencolok
    10. Penyembuhan luka yang lama

    Jika penderita adalah ibu hamil, tak jarang terjadi keguguran atau janin mati dalam kandungan, atau jakapun bayi dilahirkan selamat, biasanya berat badannya akan besar melebihi 4 kg.
    Orang-Orang Yang Beresiko Terkena Penyakit Diabetes Melitus
    • Mereka yang merupakan keturunan dari penderita diabetes melitus.
    • Mereka yang mengalami obesitas atau kegemukan.
    • Mereka yang kurang beraktivitas meskipun masih berusia muda.
    • Mereka yang memiliki kebiasaan merokok.
    • Mereka yang suka mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi.
    • Mereka yang menderita hipertensi atau darah tinggi.
    • Mereka yang suka mengkonsumsi obat-obatan kimia.
    Cara Mencegah Penyakit Diabetes Melitus
    Dari faktor-faktor penyebab diabetes melitus diatas kita dapat menyimpulkan bagaimana cara mencegah penyakit diabetes melitus tersebut atau meminimalisir resiko terkena penyakit diabetes melitus dengan cara menghindari faktor-faktor diatas serta memperbaiki pola hidup dan pola makan menjadi lebih sehat lagi agar dapat terhindar dari resiko terkena serangan diabetes melitus, bahkan untuk orang yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes melitus pun dapat terhindar dari resiko terkena serang diabetes melitus ini, asalkan dapat merubah dan memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat lagi serta rajin berolah raga

    BalasHapus